↵
Deskripsi Produk
Monitor Busa Air dengan Monitor Kebakaran Manual Tetap
Model PL10/24-T kami memiliki laju aliran 1440 LPM dan dapat mengeluarkan busa hingga 42 meter. PL10/32-T memiliki laju aliran 1920 LPM dan dapat menembakkan busa hingga jarak 48 meter. Untuk cakupan yang lebih kuat lagi, model PL10/40-T dan PL10/48-T memiliki laju aliran 2400 LPM dan 2880 LPM dan masing-masing dapat menembakkan busa hingga jarak 55 dan 60 meter.
Masing-masing Meriam Air Perlindungan Kebakaran kami mampu bekerja pada tekanan 10 bar, memastikan kinerja maksimal saat Anda sangat membutuhkannya. Mereka juga dilengkapi dengan outlet berukuran 2,5 inci NH untuk menambah kenyamanan.
Dengan tingkat pemuaian busa minimal 6 kali lipat, meriam kami dijamin memberikan perlindungan yang Anda perlukan dalam situasi darurat kebakaran apa pun. Ditambah lagi, dengan jangkauan semburan air hingga 70 meter, Anda dapat yakin bahwa meriam kami akan menjangkau area yang paling sulit dijangkau sekalipun.
Produk Terperinci
Parameter Teknis
Apa Hubungan Antara Tekanan Dan Laju Aliran Meriam Air Pelindung Kebakaran?
Tekanan dan laju aliran Meriam Air Pelindung Kebakaran berhubungan langsung, karena keduanya memainkan peran penting dalam efisiensi meriam. Pada saat air dikeluarkan dari meriam, tekanan air menentukan kecepatan awal aliran air, sedangkan laju aliran menentukan volume air yang dikeluarkan. Bersama-sama, faktor-faktor ini menentukan efektivitas meriam secara keseluruhan dalam memadamkan api.
Tekanan yang lebih tinggi berarti air akan mengalir lebih cepat dan dengan kekuatan yang lebih besar, yang dapat bermanfaat ketika menangani kebakaran yang lebih besar atau lebih membandel. Demikian pula, laju aliran yang lebih tinggi berarti lebih banyak air yang dikeluarkan, dan hal ini sangat penting ketika memadamkan kebakaran hebat yang memerlukan air dalam jumlah besar dalam waktu singkat.
Namun perlu diperhatikan bahwa hubungan antara tekanan dan laju aliran tidak selalu linier. Dalam beberapa kasus, peningkatan tekanan justru menurunkan laju aliran, dan sebaliknya. Inilah sebabnya mengapa penting untuk secara hati-hati menyeimbangkan variabel-variabel ini ketika merancang atau mengoperasikan Meriam Air Perlindungan Kebakaran.
|
Model |
hal10/24-T |
hal10/32-T |
hal10/40-T |
hal10/48-T |
|
Laju Aliran |
1440 LPM |
1920 LPM |
2400 LPM |
2880 LPM |
|
Tekanan kerja |
10 batang |
10 batang |
10 batang |
10 batang |
|
Rentang Pengaliran Busa |
42 m |
48 m |
55 m |
60 m |
|
Jangkauan Pengaliran Air |
55 m |
60 m |
65 m |
70 m |
|
Ekspansi Busa |
Lebih besar dari atau sama dengan 6 kali |
Lebih besar dari atau sama dengan 6 kali |
Lebih besar dari atau sama dengan 6 kali |
Lebih besar dari atau sama dengan 6 kali |
|
jalan keluar |
2,5" NH |
2,5" NH |
2,5" NH |
2,5" NH |
|
Masuk |
Flange 4'' BS4504 adalah standar (tersedia ukuran & standar lain) |
|||
Area Aplikasi

Layanan Penyelamatan

Bangunan Tempat Tinggal

Pengaturan Industri

Ruang Publik
Pertanyaan yang Sering Diajukan
T: Dapatkah saya memilih spesifikasi monitor kebakaran?
T: Bagaimana Cara Menggunakan Monitor Kebakaran?
Q: Bisakah Kepala Monitor pada Monitor Kebakaran Diganti?
T: Apa Standar Flange untuk Monitor Kebakaran?
Bengkel Produk

API
NOZZEL

API
MONITOR

BUSA
KONSENTRAT

UMUM
KATUP
Langkah-langkah pemesanan
Tentukan parameter
Konfirmasikan rincian produksi pesanan dengan staf penjualan.
Tempatkan pesanan
Bayar deposit atau pembayaran penuh.
Produksi
Setelah pembayaran, kami mengatur produksi
Pengiriman
Konfirmasikan alamat pengiriman dan biaya pengiriman, lalu Anda dapat mengirimkan barang.
Bagaimana cara menghubungi kami?
Seri Pemantau Kebakaran

Memperbaiki Monitor Air Kebakaran Manual

Memperbaiki Monitor Busa Kebakaran Manual

Memperbaiki Monitor Air Remote Control

Memperbaiki Monitor Busa Remote Control
Tag populer: meriam air pelindung kebakaran, Cina, produsen, pemasok, grosir, harga
Konstruksi paduan aluminium;
Pengendalian Anakan;
Laju Aliran: 24/32/40/48 LPS (Opsional);
Tersedia untuk air dan busa keduanya;
Standar flensa: BS4504,ANSI150,GB, dll.
Proporsi Busa: 3%/6% (Opsional).
















